yang terlahir dalam sepi

kesepian tak pernah membunuhku

sepi selalu
jadi teman yang setia mendampingi

dalam hening kucipta puisi

maka menulislah
torehkan jejak pada sejarah
biarkan getah itu tumpah
meski harus jadi nanah

menulislah

bukan untuk larikan diri dari masalah
bukan untuk kepentingan trah penguasa
bukan untuk popularitas semu dalam dunia maya

berjalanlah di trotoar pada siang hari,
lihat betapa panas dan berdebu
hitung berapa kali langkahmu terhalang

lalu temui dirimu
dalam sepi

Almarhum Dendi Septyadi

~ oleh penyairtimur pada 26/07/2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: