MENCABUT IKRAR

di malam sepi membunuh puisi
di atas redup lilin selembar demi selembar
kusudahi saja mimpi-mimpi
mimpi puisi, rindu puisi
kukubur dalam benaman ilmu biologi
biar biarlah tak ada lagi puisi
ilmuku ilmu pasti bukan imajinasi

saat temanku ijab qobul dipelaminan
kutalak puisi bukan karena iri
imajinasi gelap bikin aku ngeri
satu puisi seribu arti
satu puisi seribu tak kumengerti

puisi tak mau pergi menyelinap kembali
tak peduli talak janji yang dulu kuingini
haruskah kucabut kembali?
Aku tukang puisi?

+Sunarno Sahlan+

~ oleh penyairtimur pada 18/06/2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: