ketika jemari kita bersentuhan

jujur saja
kita cuma berpura-pura saling melupakan
jemari kita pernah bersentuhan entah sengaja atau tidak
terasa angin sejuk menggetarkan dedaunan
kuingat ketika kita sama sama memandang rintik hujan
sementara saling membisu
ujung jemarimu terasa bergetar seperti dedaunan ketika kuberanikan
untuk menyentuhnya
sebenarnya apa yang terjadi diantara kita?
ataukah cukup kita simpan sebagai catatan kecil
yang akan kita baca menjelang tidur malam
aku hanya mengingatkanmu
bahwa
jemari kita pernah bersentuhan
dan tanganku pernah diatas pundakmu

+may mintaraga+

~ oleh penyairtimur pada 29/05/2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: